Scroll to top

Menjaga Sakralitas Bakar Tongkang 2026: Polres Rohil Kerahkan Pengamanan Maksimal

Author
By administrator
30 Jun 2026, 15:54:13 WIB Riau
Menjaga Sakralitas Bakar Tongkang 2026: Polres Rohil Kerahkan Pengamanan Maksimal

GEGAS || BAGANSIAPIAPI – Kota Bagansiapiapi bersiap menyambut salah satu magnet wisata budaya terbesar di Indonesia, Ritual Bakar Tongkang 2026. 


Menyadari skala event yang melintasi batas domestik hingga internasional ini, Kepolisian Resor Rokan Hilir  (Polres Rohil) mengambil langkah proaktif dengan mengerahkan barikade pengamanan maksimal guna menjamin seluruh prosesi sakral berjalan tanpa riak.


Denyut kesiapan tersebut digelorakan dalam Apel Gelar Pasukan yang berpusat di depan Asrama Polsek Bangko, Jalan Perwira, Selasa (30/6/2026). 


Dipimpin langsung Kapolres Rohil, AKBP Isa Imam Syahroni, apel ini menjadi panggung konsolidasi bagi ratusan personel gabungan dari Polres Rohil, Polda Riau, TNI, Satpol PP hingga elemen lintas instansi.


Dalam amanatnya, AKBP Isa Imam Syahroni menggarisbawahi bahwa Bakar Tongkang bukan lagi sekadar rutinitas kalender tahunan. Event ini merupakan representasi luhur dari identitas kultural Rokan Hilir yang gaungnya telah menembus panggung global.


"Keberhasilan pengamanan adalah taruhan reputasi. Kita harus menciptakan ruang yang aman dan nyaman bagi puluhan ribu pasang mata, baik warga lokal maupun wisatawan asing, yang akan memadati setiap sudut Bagansiapiapi," tegas Kapolres di hadapan barisan pasukan.


Di tengah tantangan cuaca yang fluktuatif, perwira menengah tersebut menginstruksikan jajarannya untuk mengawinkan profesionalisme dengan pendekatan yang humanis. 


Dia juga mengunci pentingnya koordinasi satu pintu bersama TNI dan pemerintah daerah agar tidak ada celah miskomunikasi di lapangan.


Memasuki ranah taktis, Kabag Ops Polres Rokan Hilir, Kompol Eduard Pardosi, memperketat disiplin internal. Guna memastikan kewaspadaan berada di level tertinggi, ia melarang keras penggunaan telepon genggam selama personel berjaga. 


Atensi khusus diarahkan pada deteksi dini terhadap potensi kejahatan konvensional, terutama eskalasi konflik dan tindak kriminalitas C3 (pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan dan pencurian kendaraan bermotor).


Mematangkan Skenario Lapangan


Usai apel dibubarkan, pergerakan berlanjut ke Pendopo Polsek Bangko. Di sana, seluruh perwira dan komandan unsur pengamanan menggelar Tactical Floor Game (TFG). 


Lewat simulasi di atas peta maket ini, seluruh skenario β€”mulai dari ploting zonasi, jalur evakuasi, hingga protokol penanganan situasi darurat β€” diuji coba demi menyamakan persepsi taktis di lapangan.


Sebagai benteng terakhir dari sistem keamanan ini, Polres Rohil turut menerjunkan Tim Penjinak Bom (Jibom) Sat Brimob Polda Riau. Tim elit ini memikul tanggung jawab meralisasi sterilisasi total di seluruh titik krusial sebelum ritual dimulai. Begitu area dinyatakan steril, pengawasan ketat berlapis akan langsung diberlakukan.


Melalui arsitektur pengamanan yang dirancang matang dan presisi ini, Polres Rokan Hilir optimis Event Nasional Bakar Tongkang 2026 tidak hanya akan berlangsung kondusif, tetapi juga mampu menegaskan kembali citra Bagansiapiapi sebagai salah satu destinasi wisata budaya paling aman dan memikat di Nusantara.


Ratusan personel gabungan disiagakan untuk mengawal seluruh rangkaian Event Nasional Bakar Tongkang 2026 di Bagansiapiapi. Pengamanan dilakukan berlapis, mulai dari sterilisasi lokasi oleh Tim Jibom hingga pemetaan taktis melalui Tactical Floor Game demi menjamin keamanan ribuan pengunjung. * (rls/Nurli)


Bagikan Artikel Ini:

Tinggalkan Komentar dengan Akun Facebook:
Tulis Komentar